“Untuk pasar makanan vegetaris kali ini, Tim Dandelion untuk pertama kalinya memainkan peran sebagai koordinator. Kami menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mengundang sekitar 100 restoran dan pedagang di Taiwan. Di antaranya, ada 50 yang setuju untuk berpartisipasi. Ini sangat tidak mudah,” kata Wu Pei-shan, Staf Pemasaran Dandelion.
“Saya ingin secara khusus memperkenalkan para relawan dari Malaysia. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang menempuh jarak lebih dari 3.000 km ke Taiwan dan sepenuhnya berpartisipasi dalam pasar makanan vegetaris selama 8 hari ini. Mereka bahkan membawa bahan masakan setempat demi menggunakan cita rasa kampung halaman mereka untuk menyebarkan kebajikan, cinta kasih, dan budaya humanis Tzu Chi,” pungkas Wu Pei-shan.
“Beberapa tahun ini, menggalakkan pendataan sel punca sungguh sangat sulit. Ini karena beberapa tahun ini, ada banyak rumor yang beredar, termasuk di internet. Banyak orang yang memiliki kesalahpahaman terhadap hal ini. Jadi, dalam seminar kali ini, selain mengundang pemeran drama Da Ai untuk berbagi pengalaman, kami juga mengundang wakil kepala RS Tzu Chi Hualien, Dokter Li Qi-cheng, untuk mengurai keraguan orang-orang,” kata Li Min-you, Staf Pusat Strategi Pengaruh Da Ai TV.
“Di akhir seminar, kami mengadakan pendataan sel punca secara langsung. Para staf dari Huashan turut berpartisipasi dan berkata bahwa sebelumnya mereka sangat ragu, tetapi setelah mengikuti seminar kali ini, mereka turut berpartisipasi dalam pendataan sel punca. Semoga pemahaman yang diperoleh dalam seminar ini juga dapat mereka bagikan kepada lebih banyak orang lewat media sosial di masa mendatang,” pungkas Li Min-you.

Kegiatan misi budaya humanis kita selalu penuh dengan budaya humanis. Kegiatan besar ini telah diadakan dengan sangat baik dan penuh dengan budaya humanis. Budaya humanis kita memiliki citra yang energik di tengah masyarakat.
Kita memiliki Empat Misi Tzu Chi. Alangkah baiknya jika setiap misi kita bisa bersemangat seperti ini. Misi budaya humanis merupakan wajah misi kita karena memiliki keindahan yang benar dan bajik. Jika keindahan tidak disertai kebenaran dan kebajikan, itu tidak bisa disebut indah. Jadi, berkat adanya kebenaran dan kebajikan, barulah kita bisa menunjukkan keindahan seperti ini.
Kaum muda sangatlah penting. Di era sekarang, masyarakat kita telah memasuki era penuaan penduduk. Akan tetapi, kaum paruh baya dan lansia tetap tidak boleh diremehkan karena merekalah yang membina kaum remaja dan muda masa sekarang. Karena itu, kaum remaja dan muda sekarang hendaknya tersentuh dan bersyukur kepada kaum paruh baya dan lansia.
Saya sangat bersyukur. Tzu Chi bisa seperti sekarang berkat dukungan seluruh insan Tzu Chi. Saya juga terus berkata bahwa tanpa dukungan begitu banyak insan Tzu Chi, bagaimana mungkin kita ada di sini sekarang? Jadi, saya sangat bersyukur.
Terima kasih atas dukungan kalian yang penuh kesungguhan hati dan cinta kasih. Badan misi kita juga bekerja keras dengan segenap hati dan tenaga.

“Ini adalah Bapak Wang yang berusia 41 tahun. Beliau termasuk muda, tetapi karena menderita hipertensi dan penyakit ginjal kronis, beliau rutin menjalani kontrol ke Dokter Peng Qing-xiu. Setelah menjalani kontrol selama beberapa tahun, fungsi ginjalnya tetap terus memburuk. Bapak Wang lalu memeriksakan diri ke bagian saya untuk evaluasi transplantasi,” kata You Zhi-qin, Kepala ruang pemeriksaan urologi.
“Awalnya, kami menjalankan tes PRA untuknya. Hasil tes menunjukkan 99 persen. Apa arti dari 99 persen ini? Artinya, 99 persen orang yang ingin menjadi donornya akan tidak cocok. Karena itu, donor dari kerabat mungkin merupakan satu-satunya harapan baginya,” lanjut You Zhi-qin.
“Setelah mendengar kabar ini, istrinya pun datang untuk menjalani tes. Tidak disangka, setelah menjalani tes, ternyata istrinyalah satu persen itu. Secara medis, kemungkinan ini hanya satu persen. Namun, bagi mereka, satu persen itu bernama ‘saya bersedia’,” ucap You Zhi-qin.
You Zhi-qin melanjutkan “Dalam kasus transplantasi ginjal dengan donor hidup, saya rasa yang terpenting ialah kesediaan sang donor. Sang donor bersedia dan benar-benar melakukannya, sesungguhnya inilah yang terpenting. Kami sangat menghormati mereka yang bersedia menjadi donor hidup. Mereka bersedia menanggung rasa sakit dan risiko kesehatan di masa mendatang. Yang mereka harapkan ialah mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi pasien atau keluarga,” ungkap You Zhi-qin.
“Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama tim. ‘Saya Menjadi Bagian dari Dirimu’, inilah tema yang saya bagikan hari ini,” pungkas You Zhi-qin.
Terima kasih. Kisah yang dibagikan para dokter sungguh sangat menyentuh. Saya sering berkata bahwa kalian mendedikasikan diri untuk menyelamatkan kehidupan. Ini seperti tema yang kita lihat tadi, yaitu “Saya Menjadi Bagian dari Dirimu”.
Saat dokter menjalankan operasi bagi pasien, kehidupan mereka bagai terhubung. Saat operasi berhasil, dokter akan merasa bahwa tubuhnya juga sehat. Jika operasi tidak berjalan lancar, dokter akan merasa sangat khawatir. Saat operasi berlangsung, hubungan antara dokter dan pasien sangatlah erat.
Adakalanya, saya merasa bahwa menjadi dokter sungguh tidak mudah. Karena itu, mereka pantas memperoleh pujian dan rasa hormat. Tenaga medis merupakan profesi yang sangat dihormati orang-orang, tetapi juga harus waspada dan berhati-hati setiap hari. Jadi, tenaga medis juga sangat bekerja keras. Mereka dihormati orang-orang, tetapi harus sangat bekerja keras.
Demikianlah kehidupan. Ini mengingatkan saya akan U-Theatre yang tengah berlatih untuk pementasan. Saya sangat tergugah melihatnya. Mereka maju selangkah dan bersalto dari satu sisi ke sisi lainnya. Semua itu merupakan hasil latihan. Setiap profesi butuh latihan. Janganlah kita berpikir, “Mereka hanya bersandiwara. Itu tidak ada apa-apanya.” Keterampilan seperti ini juga merupakan hasil kerja keras.

Saya melihat Guru Huang. Di luar pertunjukan, beliau terlihat tenang dan polos. Dalam pertunjukannya, beliau terlihat sangat berani dan terampil. Beliau bisa berputar dan melompat seperti ini. Tim mereka sangatlah solid. Beliaulah yang melatih kaum muda dalam tim mereka.
Jadi, saya merasa bahwa di dunia ini, setiap profesi memiliki kemampuan masing-masing. Saya sangat kagum pada keberanian dan keterampilan mereka. Bukankah mereka sama seperti para dokter di sini? Dokter juga harus memiliki keberanian dan keterampilan medis yang baik. Singkat kata, tidak mudah untuk benar-benar memahami profesi lain. Demikianlah kehidupan.
Sesungguhnya, manusia dan makhluk hidup lain tidak jauh berbeda. Yang membedakan hanyalah cinta kasih. Dokter yang penuh cinta kasih disebut Tabib Agung atau dokter humanis, sedangkan dokter tanpa cinta kasih bagaikan “tukang medis”. Mereka mempelajari keterampilan medis. Jika merupakan dokter bedah, mereka hanya akan menjalankan operasi bagi pasien, lalu tugas mereka pun selesai.
Bagaimana dengan dokter humanis? Mereka mencurahkan cinta kasih. Mereka berusaha untuk menyelamatkan nyawa pasien, merawat pasien pascaoperasi, dan mencurahkan perhatian jangka panjang. Ini tidaklah mudah. Seorang dokter harus menangani banyak pasien. Karena itu, saya sangat bersyukur kepada dokter.
Saya berharap rumah sakit kita memiliki dokter humanis yang mendedikasikan kehidupan untuk mengasihi dan melindungi kehidupan. Inilah yang paling berharga dari misi kesehatan kita. Ini jugalah yang paling dipuji orang-orang. Saya sangat bersyukur kepada para dokter muda kita. Terima kasih.
Menyebarkan dan mempraktikkan kebenaran, kebajikan, dan keindahan
Membina budaya humanis dari generasi ke generasi
Menyelamatkan kehidupan dengan keberanian dan keterampilan
Mengobati jiwa dan raga dengan cinta kasih
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 18 Juli 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 20 Juli 2026