Semua orang sangat sukacita. Tidak sedikit yang berkata pada saya, “Master, selamat Tahun Baru Imlek.” Tahun Baru Imlek sungguh sudah di depan mata.

Melihat para staf badan misi kita, saya ingin berterima kasih pada kalian. Para staf dari empat badan misi Tzu Chi telah bertahun-tahun menggantikan saya memberikan pelayanan. Terlebih, para dokter dan perawat melindungi kehidupan dan kesehatan dengan cinta kasih. Menghargai kehidupan, inilah yang setiap hari saya katakan kepada setiap orang. Yang benar-benar melakukan praktik nyata ialah Bodhisatwa sekalian yang ada di hadapan saya.

Ada juga beberapa staf senior yang dilantik hari ini. Saya sering berkata bahwa saya sudah lanjut usia dan waktu saya tidak banyak lagi. Janganlah menunda untuk mengikuti pelatihan relawan. Setelah dilantik, kalian bisa menjadi insan Tzu Chi yang sesungguhnya, bukan sekadar staf. Hendaklah kalian maju selangkah lagi. Kita semua harus menggunakan ketulusan untuk bersumbangsih bagi dunia. Inilah yang paling saya harapkan.

Saat saya hendak masuk ke sini, Mei-yun menyambut saya di luar. Saya memberinya nama Dharma Ci Hong yang berarti menyebarkan Dharma dengan cinta kasih dan welas asih. Dia telah memainkan peran banyak mahabhiksu dalam program Da Ai TV. Saya merasa bahwa di kehidupan mendatang, dia mungkin akan menjadi guru saya. Jodoh kita akan berlanjut dari kehidupan ke kehidupan. Murid-murid saya juga ada yang berusia 80-an atau 90-an tahun. Saya mungkin saja pergi terlebih dahulu dan menunggu salah satu dari mereka menjadi guru saya. Singkat kata, orang-orang terus datang dan pergi.

Bodhisatwa sekalian, saya berharap di Tzu Chi, selain sungguh-sungguh menjalankan misi dan profesi kalian, kalian juga dapat terus tekun dan bersemangat untuk memahami ajaran Buddha. Ajaran Buddha sangatlah mendalam. Ia mencakup filsafat dan pengetahuan medis. Di era Buddha, profesi tidak sebanyak sekarang. Zaman sekarang, profesi sangat banyak dan teknologi sangat canggih. Saya berharap kalian dapat mempraktikkan ajaran Buddha dalam profesi kalian. Jika kalian mempraktikkannya, apa pun profesi kalian, kalian akan mendapati bahwa ajaran Buddha berkaitan erat dengan profesi kalian.

Orang-orang sering membahas pengetahuan, tetapi saya lebih suka membahas kebijaksanaan. Dengan kebijaksanaan, kita bukan hanya tahu, melainkan memahami secara menyeluruh. Fisika, fisiologi, psikologi, dan lain-lain, semuanya terkandung dalam ajaran Buddha. Jadi, kita bisa memahami banyak hal dengan mempraktikkan ajaran Buddha. Bodhisatwa sekalian, kita harus mengerahkan kekuatan cinta kasih dengan bijaksana. Cinta kasih kita harus berlandaskan kebijaksanaan. Angpau ini merupakan wujud doa saya bagi kalian.

Waktu berlalu dengan sangat cepat. Semoga kita dapat mengalami kemajuan setiap hari dan terus meningkatkan kekuatan cinta kasih. Jika bisa demikian, masyarakat akan tenteram dan setiap orang akan hidup harmonis dan sejahtera. Jika semua orang dapat hidup harmonis dan bersyukur satu sama lain, dunia ini akan bagaikan surga. Selain itu, jika kita dapat memahami kebenaran dan melatih diri, dunia ini akan bagaikan tanah suci. Saya bersyukur kepada Bodhisatwa sekalian yang telah menghimpun kekuatan cinta kasih.

“Dalam rangka 60 tahun Tzu Chi, Empat Misi Tzu Chi bersama-sama membangkitkan tekad dan ikrar. Semoga Master panjang umur dan senantiasa membabarkan Dharma.

Saya sangat bersyukur dan tersentuh. Cinta kasih adalah harapan bagi dunia. Baik kaum monastik maupun perumah tangga, semuanya sama-sama membangkitkan ikrar baik untuk berbuat baik bagi dunia. Lewat misi amal, kita menolong orang yang membutuhkan. Lewat misi kesehatan, kita melindungi kesehatan dan kehidupan orang-orang.

Mengenai misi pendidikan, setiap orang membutuhkan pendidikan. Dengan pendidikan, barulah masyarakat bisa harmonis dan dunia bisa berkembang. Mengenai misi budaya humanis, bukankah kalian telah menunjukkannya? Bukankah setiap gerakan kalian yang kompak telah menunjukkan nilai budaya humanis kita? Semua orang sangat kompak.

Begitu banyak orang bersatu hati dan kompak, ini tidaklah mudah. Namun, kita bisa membangun tekad dan ikrar yang sama untuk berbuat baik bersama dan bersumbangsih bagi dunia. Inilah Jalan Tzu Chi. Sungguh, dalam menapaki Jalan Tzu Chi, dia, Anda, dan saya harus memiliki kesatuan hati.

Bodhisatwa sekalian, cinta kasih merupakan kekuatan insan Tzu Chi yang tertulus. Saya telah melihat dan menerima doa kalian. Yang lebih penting, kalian harus menginspirasi orang-orang untuk menapaki jalan ini bersama.

Saya berharap semua orang di setiap departemen dapat mengerahkan segenap hati dan tenaga untuk menjalankan misi kita dan bersumbangsih bagi dunia dengan niat baik yang tulus. Ini disebut pahala. Saya juga mendoakan kalian dengan tulus. Semoga semua niat, pikiran, dan perbuatan kalian mendatangkan pahala tak terhingga. Semoga kalian dapat membina berkah dan kebijaksanaan. Selamat Tahun Baru Imlek. Terima kasih.

Staf empat badan misi Tzu Chi selalu mengerahkan segenap hati dan tenaga
Menjaga misi Tzu Chi dengan teguh
Menyelami silsilah Dharma untuk menapaki jalan menuju pencerahan
Bersumbangsih dengan cinta kasih agung dan mewujudkan keharmonisan