Waktu berlalu begitu cepat. Saya menginventarisasi kehidupan tentang berapa banyak jodoh baik yang telah saya jalin. Bisa jadi, saya telah menjalin banyak jodoh baik di kehidupan lampau. Hari ini, ketika berhadapan dengan kalian, saya merasakan bahwa saya benar-benar telah menjalin jodoh baik di kehidupan lampau. Terlebih lagi, saat ini kita bisa berkumpul di sini.
Berbagai negara di dunia, baik yang dekat maupun jauh, semuanya memiliki jalinan jodoh dengan kita. Sejauh apa pun jaraknya, selama ada jalinan jodoh, benang jodoh ini akan terhubung ke rumah setiap orang dan mereka dapat mendengarkan perkataan saya. Teknologi telah berkembang pesat. Hendaknya kita menghargainya.
Lahir di masa seperti ini, kita harus memanfaatkan waktu dan jalinan jodoh yang ada. Sebagai insan Tzu Chi, kita harus menjalankan misi Tzu Chi. Kita pun harus saling peduli. Ini sangatlah penting. Saudara sekalian, saya sangat berterima kasih kepada semuanya. Di dunia ini ada begitu banyak insan Tzu Chi yang melayani sebagai Bodhisatwa dunia. Dengan begitu, dunia ini pasti akan harmonis.
Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada kalian yang telah begitu lama berjalan bersama saya. Kalian juga telah membimbing banyak orang. Dahulu, saya menghadapi banyak kesulitan dalam membangun rumah sakit, menyalurkan bantuan, dan mendirikan sekolah. Banyak hal berjalan dalam waktu yang bersamaan. Jika bukan karena bantuan kalian semua, bagaimana mungkin saya bisa melakukannya?
Saya berharap semuanya dapat menginventarisasi nilai kehidupan masing-masing. Ketika pulang ke rumah, sampaikan kisah-kisah itu kepada keluarga kalian. Ini akan menjadi nasihat yang baik. Kekuatan cinta kasih itu harus benar-benar kita pahami dalam diri sendiri. Jika ada kesalahan di masa lalu, adakanlah pertemuan keluarga dan katakanlah, “Maaf atas sikap saya yang dahulu. Mulai sekarang, saya ingin menjalin jodoh baik dengan semua orang.”
Jika kita menjalin jodoh baik dengan orang-orang di luar sana dan di dalam keluarga, keluarga dan masyarakat akan harmonis dan tenteram. Jika kita bisa melakukan ini, itulah yang disebut memulai kembali kehidupan yang baru, yaitu sebuah kehidupan yang baik.
Mulai tahun ini, saya mengajak semuanya untuk bertransformasi agar kehidupan menjadi lebih baik dan terus menciptakan berkah bagi dunia. Dengan begitu, dunia ini akan dipenuhi berkah. Inilah yang disebut dengan “Tanah Suci Bodhisatwa”.
“Kami akan menjadikan hati Buddha sebagai hati kami sendiri dan menjadikan tekad Guru sebagai tekad kami sendiri. Kami tidak akan melupakan tekad awal semangat celengan bambu. Kami akan mengingat ikrar agung silsilah Dharma dan mazhab Tzu Chi. Apa pun yang Master katakan, itulah yang akan kami lakukan. Dari kehidupan ke kehidupan, kami akan terus mengikuti Master dengan erat.”
Saya merasa sangat tersentuh. Saya merasakan kebenaran, kebajikan, dan keindahan dalam kehidupan ini. Inilah kebenaran, kebajikan, dan keindahan. Jika setiap orang bisa bekerja sama dengan harmonis, itu menunjukkan ungkapan hati yang paling tulus serta dunia yang bajik dan indah. Saudara sekalian, bukankah dunia seperti ini sudah merupakan tanah suci?
Melihat para Bodhisatwa di Hualien, Taitung, dan Yuli yang sangat bersungguh hati, saya merasa sangat tersentuh hingga tidak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata. Saya berharap Bodhisatwa sekalian dapat terus memiliki semangat ini setiap hari, sama seperti saat kalian mementaskan Himne Inti Sari Dharma Sutra Makna Tanpa Batas. Jika kalian bisa melantunkannya setiap hari, baik satu bait, satu kalimat, maupun satu bagian saja, kalian dapat menyucikan hati sendiri, menyucikan masyarakat, dan menyucikan hati semua orang di dunia.
Bodhisatwa sekalian, Sutra Makna Tanpa Batas adalah Sutra yang saya salin kata per kata sejak muda dengan susah payah. Saya mengukirnya satu per satu dan menuliskannya dengan kuas. Baik dengan pena besi, pena tinta, maupun kuas, saya selalu menuliskannya dengan penuh rasa hormat. Saat ini, melihat bagaimana semuanya mementaskan adaptasi Sutra ini, saya merasa semua usaha sungguh sepadan. Saya sangat bersukacita dan tersentuh.
Saya berharap semuanya benar-benar menyerap Sutra dan tidak melupakan hari ini. Lebih baik lagi jika setiap hari kita mempraktikkannya dalam tindakan nyata. Terima kasih. Semua ini adalah hasil dari ketulusan hati kalian. Saya sangat percaya pada tekad kalian. Terima kasih.
Saya mendoakan semuanya agar berpegang teguh pada tekad setiap hari dan terus mempelajari ajaran Buddha dengan tekun dan bersemangat. Semoga setiap orang memiliki Dharma di dalam hati dan mempraktikkannya dalam tindakan nyata. Dengan demikian, kebajikan dan inti sari Dharma akan selalu ada di dunia.
Bodhisatwa sekalian, hendaknya semuanya mendoakan diri sendiri setiap hari serta berdoa bagi kedamaian dunia. Hanya jika dunia damai, barulah kita memiliki kehidupan yang penuh berkah. Jika dunia tidak damai, dari mana datangnya berkah? Oleh karena itu, marilah kita berdoa agar dunia damai dan iklim bersahabat sehingga setiap keluarga hidup harmonis dan bahagia. Terima kasih, Saudara sekalian.
Kekuatan Tzu Chi bergantung pada kalian semua. Hingga kini, Tzu Chi telah berdiri selama 60 tahun. Seiring bertambahnya usia, kita juga terus membangun ikrar. Kita membangun ikrar agung demi semua makhluk di dunia. Saya berharap kalian semua dapat terus mengingat untuk melantunkan Sutra Makna Tanpa Batas setiap hari, meski hanya satu kalimat atau satu bait saja. Hendaknya kita mengambil Sutra setiap hari dan melafalkan beberapa kalimat untuk mengingatkan diri kita tentang arah kehidupan yang benar di hari itu. Begitulah cara kita mempelajari Jalan Buddha.
Saya berterima kasih karena penampilan kalian sangat tulus. Saya percaya bahwa suara yang lantang, gerakan yang rapi, dan hati yang tulus dari kalian telah tersebar ke seluruh penjuru dunia dan membawa kebaikan bagi dunia. Saya mendoakan kalian agar dapat membina berkah dan kebijaksanaan sekaligus. Terima kasih. Selamat Tahun Baru Imlek. Semoga semuanya selalu hidup dalam kedamaian.
Menginventarisasi kehidupan dan membangkitkan cinta kasih yang tak terbatas
Bersatu hati untuk melangkah di jalan yang sama dan menjalin jodoh baik
Bekerja sama dengan harmonis untuk menciptakan tanah suci
Melafalkan Sutra dengan tulus dan mempraktikkan Dharma dalam kehidupan