Waktu sungguh berlalu dengan sangat cepat. Terutama pada saat kita sudah berusia lanjut, kita akan semakin merasa tidak memiliki banyak waktu lagi. Selama dua hingga tiga hari kunjungan ke RS Tzu Chi Dalin, Master juga mendengar para dokter berbagi kisah bagaimana antardepartemen bekerja sama dengan harmonis. Semua orang saling memuji. Mereka tidak mengatakan, “Saya, saya, saya,” melainkan berkata, “Dia” atau “mereka.”

Mereka berbagi tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang dari departemen mereka. Mereka tidak menganggap diri paling berjasa, melainkan tetap memuji orang lain. Orang yang bisa memuji sesama adalah orang yang punya kebajikan terpuji.

Master sangat berharap semua orang di dunia dapat hidup selaras dengan langit dan bumi. Saat menengadah ke langit, kita harus menyadari pentingnya kondisi iklim yang bersahabat. Kita juga mengandalkan tanaman pangan di alam untuk bertahan hidup. Mungkin kita sudah menciptakan banyak pencemaran dan polusi udara. Niat buruk dan ketamakan mendorong kita merusak alam. Karena itu, kita harus bertobat. Kita semua harus bersyukur. Untuk menjaga kesehatan tubuh, kita mengandalkan tanaman pangan yang dihasilkan oleh bumi. Jadi, hidup di dunia ini, kita harus menengadah ke langit untuk bertobat dan menundukkan kepala untuk bersyukur.